rss_feed

Desa Cangkingan

Jl. Raya Cangkingan - Kedokan Bunder
Kecamatan Kedokan Bunder Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat
Kode Pos 45280

call 081297870989| mail_outline sekretariat@cangkingan.desa.id

  • DIDI WAHYUDI

    Kuwu Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • KARSONO

    Sekretaris Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • UKRODI

    Lurah

    Belum Rekam Kehadiran
  • JUWAHIR

    Lebe

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUTOWO

    Kliwon

    Belum Rekam Kehadiran
  • BUNEDI

    Raksa Bumi

    Belum Rekam Kehadiran
  • ARYANTO

    Bendahara desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • LINTANG PURNAMA SARI

    Tata Usaha

    Belum Rekam Kehadiran
  • WANDI

    Lurah III

    Belum Rekam Kehadiran
  • IIS SYAMSURI

    Lebe II

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUTARYONO

    Cap Gawe

    Belum Rekam Kehadiran
  • PORIAN

    Kliwon II

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUKARI

    Lambang

    Belum Rekam Kehadiran
  • CARDI

    Lambang

    Belum Rekam Kehadiran
  • TAMINIH

    Bekel

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUNTANO

    Bekel

    Belum Rekam Kehadiran
  • PARIDI

    Bekel

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUTARNA

    Bekel

    Belum Rekam Kehadiran
  • CAHYADI

    Bekel

    Belum Rekam Kehadiran
  • KARNOTO

    Bekel

    Belum Rekam Kehadiran
  • UTO USON

    Bekel

    Belum Rekam Kehadiran
  • SOLEH

    Bekel

    Belum Rekam Kehadiran
  • MUJANAH

    Bekel

    Belum Rekam Kehadiran
  • NURWAHID

    Bekel

    Belum Rekam Kehadiran
  • ENI JUNAIENI

    Staff Khusus Kuwu Bidang Teknologi

    Belum Rekam Kehadiran
  • LENI WIDIAWATI

    Staff Khusus Kuwu Bidang Teknologi

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat Terapkan disiplin protokol kesehatan: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pakai air mengalir, menjaga jarak, hindari kerumunan dan membatasi mobilisasi dan interaksi.
fingerprint
Mengenal Lamahu, Desa Digital Pertama di Indonesia

19 Mei 2020 13:39:40 905 Kali

Gorontalo - Sistem digital tak hanya di kota besar. Teknologi "melipat" ruang kini sudah di mana-mana. Sistem digital pun sangat mungkin diterapkan di kawasan pedesaan dengan menjadi desa digital.

Seiring perkembangan teknologi dan informasi, dengan telepon pintar kini masyarakat sudah bisa mengakses segala informasi dan kebutuhan dengan sekali "sentuh". Seperti yang dijumpai di Desa Lamuhu sebagai desa digital.

Konsep desa digital itu digagas jajaran aparat Desa Lamahu, Kecamatan Bulango Selatan, Bone Bolango, Gorontalo, dalam mengembangkan Command Center berbasis Android. Konsep Desa Digital ini pertama di Indonesia dalam pelaksanaan pemerintahan daerah.

Saat menapakkan kaki di Desa Lamahu, cuaca sangat menyengat. Lokasinya jauh dari pusat keramaian kota. Permukiman rumah warga yang berjejer di pinggiran jalan menjadi pemandangan yang menghiasi wajah pemekaran Desa Huntu itu. Untuk menjangkau pusat kantor desa harus menembus jalan kecil di antara pertengahan lahan persawahan warga.

Namun jangan dipandang sebelah mata. Meski wajah Lamahu terkesan layaknya kawasan pedesaan lain, tapi Desa Lamahu kini menjadi pilot project desa digital pertama di Indonesia lewat Command Center.

Bagi kota besar seperti Jakarta, Surabaya, atau Bandung, Command Center memang tak lagi asing di telinga. Command Center merupakan sebuah gagasan pelayanan respons cepat pemerintah yang berbasis Android. Di Desa Lamahu sendiri mereka lebih mengembangkan konsep Command Center dalam spektrum kedesaan.

Menurut Kepala Desa Lamahu, Hasan Hasiru, Command Center merupakan perwujudan cita-cita Pemerintah Desa Lamahu yang digagas bersama Karang Taruna dan Pemuda Elnino Center. Command Center dimaksudkan sebagai pusat pelayanan digital pemerintah desa yang banyak mendatangkan manfaat dalam melayani kebutuhan masyarakat.

Cara kerjanya, Command Center nantinya menjadi satu pusat sistem desa digital untuk memantau aktivitas sekaligus memberikan layanan masyarakat dalam satu desa. Konsep desa digital itu juga ditunjang dengan 32 tiang cerdas atau smart pole dengan dilengkapi CCTV, WI-FI, lampu otomatis, serta sensor cahaya dan gerak. Semua itu dipasang di sembilan titik pada kawasan pinggiran desa dan 23 titik lagi di permukiman rumah warga serta lahan pertanian.

Untuk memanfaatkan fungsi Command Center masyarakat yang memiliki smartphone berbasis Android harus memiliki aplikasi Panic Button di Playstore. Aplikasi Panic Button di dalamnya tersedia tiga pilihan, di antaranya layanan keamanan, kesehatan, dan pelayanan pengurusan berkas kependudukan atau keterangan surat izin.

Satu Tombol 

Dengan begitu ketika para pengguna aplikasi, dalam hal ini warga desa, kalau ada kejadian tindak kriminal maka warga hanya tinggal menekan tombol darurat pada aplikasi Panic Button itu. Seketika juga alarm akan berbunyi karena terintegrasi di smartphone Babinsa Babinkamtimas, aparat desa, dan kecamatan serta kepala Puskesmas.

"Jadi kalau ada pencurian tinggal langsung pencet saja tombol, maka direspons cepat warga dan aparat desa. Kalau pilih tombol layanan kesehatan pada aplikasi Panic Button itu berarti tandanya ada penanganan kesehatan yang segera ditangani, baik itu sakit, meninggal, atau ibu melahirkan," ujar Hasan.

Sementara kalau tekan tombol layanan pengurusan berkas, maka warga yang menekan secara otomatis itu akan muncul data lengkap kependudukannya yang telah di-input. Data kependudukan itu muncul dengan mode tampilan meliputi nama, letak GPS, dan identitas lainnya.

"Lalu tinggal dipenuhi saja apakah warga minta dibuatkan surat keterangan atau berkas kependudukan dan surat izin usaha," ujar Hasan.

Syamsu Panna sebagai tim ahli Command Center menambahkan, dengan Command Center ini, satu kontrol akan mencakup banyak layanan kebutuhan masyarakat, di antaranya layanan E-Siskamling, internet rakyat, sampai dengan Smart Village. Khusus tambahan, Command Center itu juga menyediakan WiFi gratis dengan kecepatan 10 mbps untuk warga desa.

"Untuk mengakses login internet itu maka setiap warga harus terlebih dahulu meng-input data kependudukannya berupa NIK dan password. Layanan itu dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan remaja yang selalu beralasan pergi keluar hanya demi ke warnet," ujar Syamsu.

Hasan dan Syamsu mengakui pembuatan Command Center ini masih tergolong jauh dari kesempurnaan. Pembuatannya butuh memakan waktu dan sulit. Sebab selain alat dan perangkat, dibutuhkan juga hal lain, misalnya software aplikasi dan basis data. Tak heran pembuatan desa digital ini memakan waktu berbulan-bulan.

Sumber: https://www.liputan6.com/regional/read/2979005/mengenal-lamahu-desa-digital-pertama-di-indonesia
business
Komentar

Pada artikel ini

  • person
    MELKI ORNIKAT POMBADJU

    12 April 2022 19:32:44

    Saya Sekdes Dulumai, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.. dalam rencana pembangunan desa kami, kami ingin menjadi desa digital pertama di kabupaten poso... untuk itu saya kalau di ijinkan desain RAB untuk desa digital.... makasih...
business
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

map Wilayah Desa

Layanan Mandiri Online
Warga Desa Cangkingan

No. WhatsApp :
081297870989 Hubungi Chat Admin/Operator

Untuk mendapatkan kode PIN Anda atau Silahkan datang ke Kantor Desa untuk mendaftar langsung.

Masukan NIK dan PIN

folder Arsip Artikel


account_circle Aparatur Desa

message Komentar Terkini

  • person Agung

    date_range 02 Juni 2022 21:20:13

    Mantap.... Moga langkah maju ini bisa diikuti oleh [...]
  • person Tio rizki maulana

    date_range 12 Mei 2022 22:22:11

    sya sebagai warga indonesia mau siap belajar demi cita [...]
  • person Titus beidobak

    date_range 12 Mei 2022 20:17:54

    Saya ingin menjadi seorang TNI komcad untuk mengabdi [...]
  • person I PUTU AXL BUDI KUSUMA

    date_range 22 April 2022 01:57:01

    Desa cangkingan memang terbaik, d era modern blum tentu [...]
  • person MELKI ORNIKAT POMBADJU

    date_range 12 April 2022 19:32:44

    Saya Sekdes Dulumai, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.. dalam [...]
  • person Harry Rosdianto

    date_range 16 Februari 2022 13:09:36

    Semoga bermanfaat [...]
  • person Yanto

    date_range 15 Februari 2022 12:48:53

    Lnjtkan trs pak Kuwu supa desa kita makin maju dan asrih. [...]
  • person khaerul anam

    date_range 10 Februari 2022 00:45:38

    semoga da kabar baik , [...]
  • person khaerul anam

    date_range 10 Februari 2022 00:43:58

    semoga di terima ya allah [...]
  • person dans

    date_range 31 Januari 2022 16:03:57

    waw [...]

share Sinergi Program

insert_photo Album Galeri

Alamat : Jl. Raya Cangkingan - Kedokan Bunder
Desa : Cangkingan
Kecamatan : Kedokan Bunder
Kabupaten : Indramayu
Kodepos : 45280
Telepon : 081297870989
Email : sekretariat@cangkingan.desa.id

assessment Statistik Desa

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:824
Kemarin:1.288
Total Pengunjung:1.022.647
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:44.201.94.72
Browser:Tidak ditemukan

contacts Info Media Sosial