Artikel
Blengep Cotot, Kue Tradisional Khas Indramayu
Indramayu - Pernah mendengar Blengep Cotot? Kudapan khas berbahan dasar singkong, kelapa dan gula merah ini berasal dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kue bertekstur kenyal ini rupanya memiliki rasa yang khas dan selalu jadi buruan masyarakat di Kota Mangga tersebut.
Blengep Cotot sendiri dikenal memiliki rasa yang unik lewat perpaduan asin gurih dari singkong plus kelapa parut, serta manis legit lewat isian gula jawanya. Tersusun apik sehingga membuat kue ini berbeda dari yang lalin.
Asal Nama Blengep Cotot
Dilansir dari Youtube Indramayu Channel, Blengep Cotot disebut memiliki arti nama yang unik dan terinspirasi dari orang yang memakannya.
Di Indramayu, “Bleng” artinya dilempar. “Lep” artinya ketika masuk kedalam mulut, sedangkan “Cotot” artinya keluar. Sehingga dapat diartikan jika kudapan tersebut merupakan kue yang bundar yang ketika dimakan isiannya lumer ketika digigit.
“Awalnya makanan ini memiliki sebutan “Blengep”, nama Cotot didapat karena pada saat dimakan blengep tersebut mengeluarkan cairan gula merah yang ada di dalamnya” kutipan deskripsi tentang Blengep Cotot.
Disajikan dengan Taburan Bawang
Selain keunikan namanya, kudapan mungil ini juga biasa disantap dengan taburan bawang goreng diatasnya atau sebagai pendamping.
Rasa dari bawang goreng yang layu terkena minyak dari Blengep seakan menyatu dan menciptakan sensasi rasa yang unik unik dan berbeda. Terutama ketika menyatu dengan isian gula merah di dalamnya setelah digigit.
Sangat Cocok untuk Sarapan
Biasanya di pasar-pasar tradisional Indramayu, Blengep Cotot mulai dijajakan sekitar pukul 06.00 WIB pagi hingga menjelang siang hari. Jajan tradisional khas Indramayu ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai menu pengganti sarapan.
Kandungan karbohidrat yang padat dari singkong dan gula, serta kandungan lemak dan protein dari kelapa membuat makanan ini cocok dijadikan sebagai santapan saat sarapan.
Cara Membuat Blengep Cotot
Untuk membuat kue tradisional Indramayu ini cukup dengan menyediakan bahan singkong, gula merah, kacang serta bawang goreng. Mulanya singkong di kupas lalu di cuci bersih, kemudian di kukus hingga tekstur berubah menjadi sedikit kenyal jika dipegang.
Untuk tahap berikutnya, singkong yang telah matang dan didinginkan selanjutnya di tumbuk hingga halus dan bisa dibentuk. Terakhir, singkong yang telah halus di bentuk bulat atau oval dengan diisi beberapa mili gula merah yang di campur dengan kacang goreng dalamnya.
Guna menambah rasa gurih, bagian atas Blengep Cotot ditaburi bawang goreng. Proses pembuatan kue ini membutuhkan waktu kurang lebih empat jam secara keseluruhan.
Sumber: https://www.merdeka.com/jabar/blengep-cotot-kue-tradisional-khas-indramayu-yang-punya-arti-unik.html
Penerapan Sistem Informasi pada Pengelolaan Sampah Warga Desa Cangkingan
Peringati Hari Kartini Pemdes Cangkingan bersama Revolusi adakan Donor Darah
Hilal Tak Penuhi Kriteria , 1 Syawal 1446 H Jatuh 31 Maret
Pemutihan Pajak Kendaraan Tunggakan dan Denda dihapus
Waspada Banjir Puncak Musim Hujan diprediksi sampai Februari
Kader Posyandu Cangkingan Siap Lawan Stunting dengan Ilmu Baru
HAMA TIKUS PUNYA SIKLUS HIDUP, PETANI WAJIB TAHU
Teknik Pemupukan Tanaman Padi Yang Tidak Semua Orang Tahu
Analisis Usaha Budidaya Tanaman Porang
Cara Membuat Nata De Coco dari Air Kelapa
Cara Membuat Sari Buah Mangga Segar dan Nikmat
Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Indramayu 25-26 Maret 2021 Melalui WA
Padi Hidroganik, Budidaya Padi Tanpa Tanah Pertama di Indonesia
Zona Kuning, Indramayu Perpanjang PSBB
Tak Hanya Cirebon, Pesisir Indramayu Juga Dihantam Banjir Rob
Peningkatan SDM Pemdes Cangkingan
Pembuatan Surat Kependudukan dalam Rangka HUT Indramayu
Kota Indramayu Uji Coba Ganjil Genap Kendaraan, dimulai Tanggal 28-30 Agustus 2021
BMI di Taiwan bersama PEMDES Cangkingan melawan Covid-19
Persindra Raih Juara dalam Liga 3 Seri 2 Jawa Barat
Ribuan Massa Penuhi Lapangan Desa Cangkingan Senam bersama Bupati Indramayu