Ibu Menyusui Aman Divaksin COVID-19
Inti sel individu Vaksin COVID-19 yang disuntikkan bukan merupakan virus hidup. Secara biologis dan klinis tidak menimbulkan risiko bagi bayi dan anak yang menyusu serta bayi dan anak yang menerima ASI perah. Antibodi ibu setelah vaksinasi dialirkan melalui ASI untuk memproteksi bayi.
Apa Persiapan Ibu Menyusui Sebelum Divaksin?
Ibu menyusui harus berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan pribadi, dan melakukan skrining awal untuk memastikan suhu tubuh normal dan tekanan darah baik.
Ibu menyusui boleh divaksin jika:
1. suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celcius
2. tidak demam atau batuk selama 7 hari terakhir
3. tidak kontak dengan pengidap COVID-19 dalam waktu 14 hari terakhir
4. tekanan darah di bawah 180/110 mmHg
5. memenuhi syarat sesuai skrining riwayat kesehatan
Vaksin COVID-19 Aman untuk Ibu Menyusui
1. Virus COVID-19 tidak terdeteksi di dalam ASI ibu yang terkonfirmasi positif
2. Bayi mempunyai risiko rendah untuk terinfeksi COVID-19
3. Menyusui dan kontak kulit-ke-kulit (skin-to-skin contact) mengurangi risiko kematian bayi secara signifikan
4. Menyusui memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan potensi risiko penularan COVID-19
5. Ibu menyusui yang positif COVID-19 tetap dapat memberikan ASI dengan memperhatikan protokol kesehatan, tidak perlu tambahan formula bayi
Ibu Menyusui Aman Divaksinasi dan Tetap Aman Menyusui Setelahnya
Sesuai Surat Edaran Kemenkes RI tentang Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 No HK.02.02/ 11/368/2021, Vaksinasi dapat diberikan kepada ibu menyusui
Nah Ibu Menyusui sudah siap divaksinasi? INGAT IBU MENYUSUI YANG POSITIF COVID 19 AMAN MENYUSUI DENGAN TETAP MENJAGA PROTOKOL KESEHATAN
Sumber: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia