Artikel
Suhu Bumi Makin Meningkat Sebesar 1,5 Derajat Celcius Di Tahun 2024
Tahun depan, suhu rata-rata global bisa jadi lebih tinggi 1,5 derajat celsius dibandingkan era praindustri. Perkiraan tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi Inggris, Met Office, dalam penilaian terbarunya, sebagaimana dilansir New Scientist. Menurut Met Office, ada kemungkinan 27 persen suhu Bumi pada 2024 melebihi 1,5 derajat celsius di atas suhu rata-rata antara 1850 hingga 1900. Padahal, kenaikan 1,5 derajat celsius merupakan ambang batas yang disepakati secara internasional yang tertuang dalam Perjanjian Paris 2015.
Nick Dunstone dari Met Office mengatakan, jika suhu Bumi tahun depan benar-benar naik 1,5 derajat celsius di atas era praindustri, maka dunia melanggar Perjanjian Paris. “Tahun pertama suhu di atas 1,5 derajat celsius tentunya akan menjadi tonggak sejarah dalam sejarah iklim,” kata Dunstone. Dunstone menyampaikan, meski secara teoritis kemungkinannya 27 persen, peluang suhu naik 1,5 derajat celsius bisa saja lebih tinggi. Hal tersebut berkaca pada 2023 yang jauh lebih panas daripada perkiraan Met Office karena alasan yang masih belum sepenuhnya dipahami.
Perkiraan untuk tahun 2024 dimulai dari tingkat pemanasan yang diamati saat ini. Bamun bisa jadi perkiraan tersebut terlalu rendah jika faktor-faktor yang menyebabkan tahun 2023 lebih hangat dari perkiraan masih berperan. Yang jelas, tren pemanasan jangka panjang adalah akibat meningkatnya emisi gas rumah kaca (karbondioksida) kata Dunstone. Meskipun tahun-tahun setelah 2024 mungkin akan lebih dingin karena beberapa faktor seperti berakhirnya El Nino, diperkirakan rata-rata suhu jangka panjang akan melampaui 1,5 derajat celsius pada 2030.
Selain kenaikan suhu bumi yang dratis, polusi udara yang memperparah kenaikan suhu Bumi. penyebabnya pembangunan masif terjadi di mana-mana, lahan hijau pun berkurang karena populasi manusia semakin banyak. Hal ini pun menyebabkan polusi udara yang kian meningkat.
Polusi udara memiliki dampak buruk terhadap kesehatan sistem pernapasan sekaligus merusak lingkungan. Kadar polutan yang tinggi juga bisa merusak sistem kardiovaskular.
Oleh sebab itu, setiap orang harus sadar betapa pentingnya untuk menjaga lingkungan untuk mengurangi polusi. Nggak sulit, kamu bisa mulai dari hal kecil terlebih dahulu, seperti menggunakan transportasi umum untuk berpergian.
Berikut ini cara mengatasi polusi udara yang bisa kita lakukan mulai dari diri dan lingkungan sekitar, simak selengkapnya.
1. Mengunakan Kendaraan Bermotor Seperlunya2. Menggunakan energi seperlunya, tidak boros energi
3. Membeli Produk Daur Ulang
4. Menggunakan Produk yang Sustainable (dapat digunakan berulang)
5. Menanam Pohon
6. Berjalan, Bersepeda atau Memanfaatkan Transportasi Umum
7. Makan Produk Lokal dan bersifat Organik
8. Mengurangi Makan Daging
9. Berkebun
10. Meningkatkan Kesadaran Terhadap Lingkungan
Referensi:
https://www.google.com/amp/s/www.tokopedia.com/blog/cara-mengatasi-polusi-udara-hlv/amp/%3futm_source=google&utm_medium=organic https://lestari.kompas.com/read/2023/12/08/110000686/suhu-bumi-diprediksi-lampaui-1-5-derajat-celsius-pada-2024
Penerapan Sistem Informasi pada Pengelolaan Sampah Warga Desa Cangkingan
Peringati Hari Kartini Pemdes Cangkingan bersama Revolusi adakan Donor Darah
Hilal Tak Penuhi Kriteria , 1 Syawal 1446 H Jatuh 31 Maret
Pemutihan Pajak Kendaraan Tunggakan dan Denda dihapus
Waspada Banjir Puncak Musim Hujan diprediksi sampai Februari
Kader Posyandu Cangkingan Siap Lawan Stunting dengan Ilmu Baru
HAMA TIKUS PUNYA SIKLUS HIDUP, PETANI WAJIB TAHU
Teknik Pemupukan Tanaman Padi Yang Tidak Semua Orang Tahu
Analisis Usaha Budidaya Tanaman Porang
Cara Membuat Nata De Coco dari Air Kelapa
Cara Membuat Sari Buah Mangga Segar dan Nikmat
Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Indramayu 25-26 Maret 2021 Melalui WA
Padi Hidroganik, Budidaya Padi Tanpa Tanah Pertama di Indonesia
Zona Kuning, Indramayu Perpanjang PSBB
Pusat Data Nasional Diretas, Pemerintah Dinilai Kurang Peduli Keamanan Siber
PSBB Jawa Barat Resmi Berakhir, Sudah Tidak Ada Zona Merah di Jawa Barat
Desa Cangkingan Torehkan Sejarah Baru Raih Anugerah KIP
Mengenal Fenomena Aphelion, Biar Tak Termakan Hoaks yang Sempat Beredar
Pemdes & Bumdes Cangkingan ikut SABISA (Sakola Bisnis Desa)
Webinar: Pelatihan Pengenalan Sistem Informasi Desa berbasis Web